Sunday, 16 November 2014

PERBEDAAN ORGANISASI NIAGA DAN ORGANISASI SOSIAL

Organisasi Niaga


Organisasi adalah sistem sosial yang memiliki identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang terperinci, program kegiatan yang jelas, dan prosedur pergantian anggota. Organisasi niaga adalah Organisasi niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan. Dilihat dari pengertiannya pun organisasi niaga dibentuk untuk menghasilkan suatu tujuan untuk mendapatkan sebuah keuntungan terutama dalam bidang niaga itu sendiri.


Macam-macam organisasi niaga

  Perseroan Terbatas (PT).
  • Perseroan Terbatas dahulu disebutNaamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.

Persekutuan Komanditer (CV)
  • Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
Joint Ventura
  • Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggungjawaban pajak dan kerugian.
Koperasi
  • Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1).

Kartel
·         Kartel adalah kelompok produsen mandiri yang bertujuan menetapkan harga, membatasi suplai dan kompetisi. 




TUJUAN DARI ORGANISASI NIAGA


            Tujuan dari organisasi niaga tidak jauh beda kelihatannya dengan tujuan organisasi lainnya atau tujuan organisasi seperti biasanya. Tujuan dari organisasi niaga antara lain :

1  1. Mengadakan sebuah organisasi yang memiliki tujuan dan mencapai tujuannya tersebut
2 2. Dengan mengadakan organisasi niaga pun dapat mensejahterkana masyarakat
3 3.Sebagai Wadah Atau Tempat Untuk Bekerja Sama
 Adapun bagaimana Cara-cara untuk membangun sebuah organisasi yang baik termasuk organisasi niaga yaitu :

a. Suatu organisasi harus memiliki nilai, visi dan nilai yang akan dicapai oleh organisasi niaga tersebut.
b.  b. Juga harus memiliki misi, di mana misi adalah hal-hal yang harus dilakukan untuk mencapai suatu tujuan atau visi
c. Harus memliki aturan. Aturan adalah batasan-batasan yang harus dimiliki suatu organisasi.
d. Profesionalisme. Profesionalisme adalah bagaimana cara organisasi tersebut bertindak.
e. Intensif. Intensif adalah bonus atau hadiah.
f. Adanya sumber daya.
g. Rencana kerja.




Organisasi Sosial

Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.



Proses pembentukan Kelompok dan Organisasi Sosial

Pada dasarnya, pembentukan kelompok dan organisasi sosial dapat diawali dengan adanya persepsi, perasaan atau motivasi, dan tujuan yang sama dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam proses selanjutnya didasarkan adanya hal-hal berikut:
  1. Persepsi: Pembagian kelompok didasarkan pada tingkat kemampuan intelegensi yang dilihat dari pencapaian akademis. Misalnya terdapat satu atau lebih punya kemampuan intelektual, atau yang lain memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik. Dengan demikian diharapkan anggota yang memiliki kelebihan tertentu bisa menginduksi anggota lainnya.
  2. Motivasi: Pembagian kekuatan yang berimbang akan memotivasi anggota kelompok untuk berkompetisi secara sehat dalam mencapai tujuan kelompok. Perbedaan kemampuan yang ada pada setiap kelompok juga akan memicu kompetisi internal secara sehat. Dengan demikian dapat memicu anggota lain melalui transfer ilmu pengetahuan agar bisa memotivasi diri unuk maju.
  3. Tujuan: Terbentuknya kelompok karena memiliki tujuan untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas kelompok atau individu.
  4. Organisasi: Pengorganisasian dilakukan untuk mempermudah koordinasi dan proses kegiatan kelompok. Dengan demikian masalah kelompok dapat diselesaikan secara lebih efesien dan efektif.
  5. Independensi: Kebebasan merupakan hal penting dalam dinamika kelompok. Kebebasan disini merupakan kebebasan setiap anggota untuk menyampaikan ide, pendapat, serta ekspresi selama kegiatan. Namun demikian kebebasan tetap berada dalam tata aturan yang disepakati kelompok.
  6. Interaksi: Interaksi merupakan syarat utama dalam dinamika kelompok, karena dengan interaksi akan ada proses transfer ilmu dapat berjalan secara horizontal yang didasarkan atas kebutuhan akan informasi tentang pengetahuan tersebut.

Sumber:
-Google, Wikipedia.
http://zeincom.wordpress.com/2011/10/22/onosori/








Saturday, 18 October 2014

SISTEM MANAJEMEN DAN ORGANASASI DARI SALAH SATU PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI TEKNOLOGI INDUSTRI



Google Inc.

Google Inc. adalah perusahaan besar yang mimpin teknologi global yang difokuskan pada penigkatan cara orang terhubungan dengan informasi. Google sendiri mengembangkan indeks besar pada situs web dan konten online lainnya, yang tersedia secara bebas melalui mesin pencari untuk siapa saja yang tersambung dengan koneksi internet.
Google Inc. sendiri mempunyai cita-cita untuk membangun produk dan memberikan layanan yang meningkatakan kehidupan miliran orang di seluruh dunia. Misinya adalah untuk mengorganisir informasi dunia dan membuatnya dapat diakses secara universal dan berguna. Inovasi google antara lain dalam pencarian web dan iklan yang telah membuast website Google sebagai properti internet teratas dan merek Google merupakan salah satu merek yang paling diakui di Dunia.



Google Inc. Mempunyai Sistem manajemen Dan Sitem Organisasi dalam membangun perusahaanya yang bagaimana dijelaskan sebagai berikut:



Sitem Manajemen Google Inc.

        Dalam perusahaannya google mempekerjakan manajer dalam posisi unik yang mungkin tidak dimiliki oleh perusahaan lain. Google menyewa Chief Culture Officer, Stacy Sullivan Savicer pada tahun 2006 untuk membantu menjaga karakteristik atmosfer start-up mereka. Mereka juga memiliki Kepala Internet Evangelist dan Pengusaha Distinguished staf untuk membantu mengidentifikasi dan memungkinkan teknologi baru. Dan para manajer ini memastikan Google tetap inovatif. Berikut ini merupakan delapan kebiasaan dari manajer Google yang sangat efektif :


1.     Menjadi pelatih yang baik yaitu:
Ø  Memberikan umpan balik yang konstruktif, spesifik, dan seimbang antara negative dan positif.
Ø  Memiliki kesempatan karyawan satu persatu mempresentasikan solusi untuk masalah disesuaikan dengan kekuatan karyawan.

2.    Memberdayakan tim dan tidak mengelola secara mikro yaitu:
Ø  Seimbang dalam menyediakan kebebasan kepada karyawan, dan tanpa menutup kemungkinan untuk memberikan nasihat pada saat-saat dibutuhkan.
Ø  Membuat daftar tugas untuk membantu mereka mengatasi masalah besar.

3.    Mengungkapkan minat dalam keberhasilan dan kesejahteraan karyawan
Ø  Kenali karyawan sebagai orang, dengan kehidupan di luar pekerjaan.
Ø  Membuat orang-orang baru merasa diterima, membantu memudahkan transisi.

4.    Jadilah produktif dan berorientasi pada hasil yaitu:
Ø  Fokus pada apa yang ingin dicapai oleh tim dan bagaimana karyawan dapat mebantu mencapainya.
Ø  Membantu tim memprioritaskan pekerjaan, dan membuat keputusan untuk menghapus hambatan.

5.    Membantu karyawan dengan pengembangan karir yaitu manajer yang mebantu   karyawan dalam mengembangkan karirnya.

6.    Memiliki visi dan strategi tim yang jelas yaitu:
Ø      Menjaga tim terfokus pada tujuan dan strategi.
Ø  Libatkan tim dalam menetapkan dan mengembbangkan visi, tujuan, dan kemajuan.

7.    Memiliki kemampuan teknis utama, sehingga dapat membantu memberi saran kepada tim yaitu:
Ø  Begotong-royong dan saling bekerja sama dengan tim, bila diperlukan.
Ø  Memahami tantangan-tantangan khusu dari pekerjaan.
 


Organisasi Google Inc.

Sistem organisasi Google Inc. menganut model sistem terbuka, yaitu dimana variable atau peristiwa eksternal memainkan peran penting dalam menjelaskan apa yang terjadi dalam sebuah organisasi. Perusahaan Google Inc.  sangat  terpengaruh pada faktor eksternal terutama pada pengunanya. Sehingga perusahaan ini tuh baik misi maupun nilainya yang ada pada perusahaan tersebut selalu mengutamakan para penggunanya di posisi pertama.
Hubungan Google Inc. dengan pengguna dan lingkungan eksternal lain yang sangat mempengaruhi Google Inc. seperti gamabar berikut.
Google memiliki tanggung jawab untuk mengelola kegiatannya untuk kepentingan stakeholder. Yang diama stakeholder tersebut tidak hanya meliputi pemegang saham perusahaan, akan tetapi juga karyawam pelanggan, pemasok, asosiasi perdagangan, dan masyarakat. Keputusan google juga dapat dipengaruhi oleh pemerintah, kelompok aktivis, media, dan tanggung jawab Google Inc. sendiri kepada orang-orang yang dilayani.


Sunday, 12 October 2014

HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN, TATA KERJA DAN ORGANISASI

Dalam sebuah perusahaan/ kantor, manajemen, organisasi dan tata kerja merupakan sesuatu hal yang harus tergoanisir, biasanya dalam bidang manajemen merupakan tugas manajer untuk mengatur organisasi yang ia pimpin, selain itu diperlukan tata kerja yang baik dan benar untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar sesuai target yang ditetapkan perusahaan. Berikut Pengetian Tentang Manajemen, Tatan Kerja Dan Organisasi.


Manajemen

Manajemen adalah seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen sendiri secara universal belum memiliki difenisi yang tepat dan dapat diterima. Mary Parker Follet mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

Tata Kerja
Tata Kerja dalah cara dimana yang berutjuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
  


Organisasi

Pada dasarnya Organisasi adalah tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul. Kerjasama secara rasional dan sistematis, terecana, terorganisir, terpimpin dan terkendali dalam memanfaatkan sumber dasar (sumber daya seperti uang, material, mesin, metode, lingkungan), sara-prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.


Hubungan Manajemen dan Organisasi

Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team. Ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota teamnya yang terdiri dari 10 orang. 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.
  

Hubungan Manajemen dan Tata Kerja

Manajemen dan Tata Kera merupakan faktor utama dalam tercapinya target, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan.


Hubungan Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Hal ini tentang bagaimana caranya seorang manajer memanajemen bawahannya melalui beberapa proses perecanaan, seperti yang dikatakan Mary Follet manajer harus mempersiapkan proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya. Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke organisasi, untuk mendapatkan hasil yang baik dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.



 Sumber :
 http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/